Temanggung, Delikpos — Isu yang dikenal masyarakat sebagai “teror lampor” sempat meresahkan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Informasi tersebut ramai diperbincangkan setelah beredar cerita tentang suara-suara dan kejadian yang dianggap tidak biasa pada malam hari.
Sejumlah media nasional melaporkan bahwa aparat setempat bersama tokoh masyarakat dan perangkat desa melakukan penelusuran serta langkah antisipatif untuk menenangkan warga. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Aparat menegaskan bahwa penanganan dilakukan dengan pendekatan keamanan dan sosial, termasuk meningkatkan patroli lingkungan serta mengajak warga menjaga kondusivitas wilayah. Klarifikasi juga disampaikan bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti berdasarkan fakta di lapangan.
Tokoh masyarakat setempat mengajak warga untuk tetap tenang, memperkuat komunikasi antarwarga, dan tidak menyebarkan informasi yang dapat memicu kepanikan. Kerja sama antara masyarakat dan aparat dinilai penting untuk mencegah keresahan berlarut-larut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya literasi informasi dan kewaspadaan bersama dalam menyikapi isu yang berkembang di tengah masyarakat.
(Delikpos)








